Prosiding / 2017BDP / PB - 25

BUDIDAYA IKAN BELIDA (NOTOPTERUS CHITALA) SECARA TERKONTROL UNTUK PENINGKATAN PEMIJAHAN

Lies Setijaningsih

Balai Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya Air Tawar

Perkembangan teknologi budidaya memacu membudidayakan ikan belida dari kehidupan dialam ke budidaya secara terkontrol. Kualitas air yang optimal sangat dibutuhkan untuk hidup,tumbuh dan berkembangbiak. Permasalahan budidaya ikan belida adalah perbedaan habitatyang semula hidup di perairan umum dengan ketersediaan oksigen tanpa batas, kemudiandipindahkan ke habitat kolam budidaya dengan luasan kolam tertentu. Perekayasaan perbedaan ketinggian inlet pada kolam budidaya untuk menjawab ketersediaan oksigen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan aliran masuk (inlet) pada kolam induk terhadap besarnya oksigen terlarut ,fekunditas dan persentase mijah induk ikan belida. Perlakuan perbedaan penempatan inlet aliran air a) atas, b) tengah, c) bawah dan d) kontrol. Hasil terbaik adalah penempatan inlet aliran air bawah pada kolam budidaya ikan belida dapat meningkatkan konsentrasi oksigen terlarut lebih tinggi yaitu sebesar 2.5 – 5.7 mg/l diikuti dengan penempatan inlet aliran air dari atas, tengah dan kontrol dengan kondisi kualitas air seperti suhu pada kisaran 26.0 – 28.0 oC, nilai pH yang lebih konstan pada kisaran 6.38 - 7.2 dan konsentrasi TAN yang lebih rendah yakni di kisaran 0,214 - 0,585. Lingkungan tersebut berdampak terhadap fekunditas lebih banyak dan frekuensi pemijahannya.

Kata kunci : belida, fekunditas, fertilitas, frekuensi, oksigen, pemijahan