Prosiding / 2017BDP / PB - 14

PENGARUH FREKUENSI PENAMBAHAN PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii

Siti Fadilah* dan Dhini A. Pratiwi

Loka Riset Budidaya Rumput Laut

Penambahan nutrien dengan pupuk organik diperlukan dalam pemeliharaan lingkungan indoor Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan frekuensi penambahan pupuk organik pada media pertumbuhan rumput laut. Uji pertama yang diberikan adalah perlakuan frekuensi penambahan pupuk organik dengan dosis 0,25 ml/l setiap 1 minggu (A), 2 minggu (B), 3 minggu (C) dan tanpa pupuk (D). Sampling bobot dilakukan tiap minggu dengan masa pemeliharaan 4 minggu. Uji kedua dilakukan pada bak aklimatisasi mengacu pada hasil yang didapatkan pada uji pertama. Pemeliharaan bibit menggunakan tali vertikal yang memuat 3 rumpun dengan bobot 50 g per rumpun dan jarak antar rumpun 20 cm. Jarak antar tali vertikal adalah 40 cm. Hasil pengujian pertama menunjukkan frekuensi penambahan pupuk tiap 1 dan 2 minggu menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik daripada frekuensi lainnya. Kandungan karaginan tertinggi terjadi pada frekuensi penambahan tiap minggu sebesar 48,54% dan terendah pada tanpa pupuk sebesar 37,62%. Untuk pertimbangan secara ekonomi, frekuensi penambahan pupuk tiap 2 minggu dipilih untuk pengujian kedua. Hasil di pengujian kedua menunjukkan kadar karaginan rumput laut selama 4 minggu pemeliharaan di bak beton berkisar antara 39,87 – 48,97 %. Penggunaan ekonomis dosis pupuk organik disarankan menggunakan frekuensi penambahan tiap 2 minggu.

Kata kunci : frekuensi, Kappaphycus alvarezii, pupuk