Prosiding / 2017BDP / BC - 10

EFFISIENSI PENYERAPAN AMONIA DAN NITRAT LIMBAH Carasius auratus MENGGUNAKAN NANOMAGNETITE KITOSAN

Nurhidayat dan Brata Pantjara

Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan

Kualitas air menurun akibat inputan bahan organik dari pakan yang diberikan selamapemeliharaan sangat perlu diperhatikan. Akumulasi yang melewati ambang batas akanmenyebabkan ikan yang dipelihara mengalami penurunan metabolisme yang berakibatterganggunya pertumbuhan yang dapat mengakibatkan kematian. Metode filter dapatdigunakan untuk mengurangi beban limbah yang ada. Sebelum memastikan filter yangdigunakan mempunyai kapasitas yang optimal perlu dilihat kapasitas absorbennya. Penelitianini bertujuan untuk mengatahui kapasitas absorben mikrofilter Kitosan terhadap limbahammonia dan nitrit ikan hias Carasius auratus. Metode penelitian yang dilakukan; sintesisnanomagnetite Kitosan secara kimia menggunakan metode pengendapan, karakterisasi dan ujiterhadap limbah budidaya ikan hias dengan satuan percobaan dengan perlakuan A. 0.25 g, B.0.50 g, C. 0.75 g, D. 1 g, masing-masing dilakukan pengulangan tiga kali. Hasil karakterisasiFTIR menunjukkan serbuk nanokristal Fe3O4-kitosan memiliki gugus N-H, O-H dan Fe-O,sedangkan hasil analisis XRD menunjukan bahwa ukuran rata-rata kristal Fe3O4-kitosan 19,29nm dan hasil analisis SEM menunjukan nanokristal Fe3O4-kitosan memiliki morfologimenyerupai bulat. Serbuk nanopartikel Fe3O4-kitosan mampu menjadi adsorben yang baik,dosis 1 gram merupakan adsorpsi terbaik limbah amoniak dan nitrat Carasius auratus dengankinerja penyerapan ammonia 43,45 dan nitrit 55,5%.

Kata kunci : adsorpsi, amoniak, Carassius auratus, efisiensi Fe3O4-kitosan, nitrit