Prosiding / 2017BDP / BC - 03

TEKNOLOGI PEMBENIHAN IKAN MALI (Labeobarbus festivus Heckel 1843) DALAM RANGKA MENJAGA KELESTARIANNYA

Netti Aryani dan Hamdan Alawi

Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Penelitian teknologi pembenihan ikan mali (Labeobarbus festivus Heckel 1843) telah dilakukandari bulan April – November 201 5. Ikan Mali dimatangkan di dalam karamba yang ditempatkandi pinggir Sungai Kampar Desa Padang Luas Kecamatan Tambang, Kabupaten KamparKanan, Riau. Proses pembenihan dilakukan secara buatan di Laboratorium Pembenihan danPemuliaan ikan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Tujuan penelitian untukmengetahui dosis sGnRH terbaik terhadap pembenihan dan kelulushidupan larva ikan Malidalam rangka menjaga kelestarian ikan tersebut di masa yang akan datang. Parameter yangdiukur yaitu Waktu laten, Jumlah telur yang diovulasikan, Diameter telur, Indek Ovi Somatik(IOS), Derajat penetasan telur dan Kelulushidupan larva. Penelitian menggunakan RancanganAcak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan P0 = penyuntikan 0,2ml NaCl Fisiologis/kg bobot tubuh (kontrol) ; P2 = penyuntikan sGnRH 0,5 ml/kg bobot tubuh; P3= penyuntikan sGnRH 0,7 ml/kg bobot tubuh dan P4 = penyuntikan sGnRH 0,9 ml/kg bobottubuh. Hasil penelitian diperoleh dosis 0,7 ml/kg bobot tubuh merupakan dosis terbaik denganwaktu laten 5 jam 32 menit, Jumlah telur yang diovulasikan 303 butir/g bobot induk, diametertelur 0,9 mm, Indeks Ovi Somatik 20,15%, daya tetas 14,85% dan Kelulushidupan larva38,07%

Kata kunci : Labeobarbus festivus, pembenihan, sGnRH, Kelestarian