Prosiding / 2017BDP / BB - 21

REKAYASA BUDIDAYA IKAN GABUS (Channa striatus) BERBASIS PAKANBUATAN YANG DIPERKAYA ENZIM FITASE UNTUK PERCEPATANPERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN

Istiyanto Samidjan dan Diana Rachmawati

Dosen Program Studi Budidaya Perairan,Fak.Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip.

Permasalahan Ikan gabus saat ini mortalitasnya tinggi 80 – 95 %, karena belum ditemukanrekayasa teknologi budidaya berbasis pengkayaan pakan buatan diperkaya dengan enzimfitase akan mempercepat pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus. Tujuan untuk mengkajiperanan rekayasa budidaya melalui manipulasi pakan buatan yang diperkaya dengan enzimfitase terhdap percepatan pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus. Metode penelitiandengan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan diberi pakan buatan dosis2% (A), 4% (B), 6% (C) dan 8% (D) /biomas/hari.Pakan buatan tersebut diperkaya denganenzim fitase dengan kandungan protein 35%. Materi yang digunakan adalah benih ikan gabusdari hasil perkawinan silang induk ikan gabus (Channa striatus) dengan induk ikan gabusperairan Rawa Pening dikawinkan dengan induk ikan gabus yang ditangkap dari UjungPangkah (D) dengan ukuran benih panjang 5,7 ± 0.03 cm dan bobot 6.6 ± 0.02 g, dengankepadatan benih 4 ekor/l dipelihara dalam bak kultur dari semen dengan ukuran 4x4x1,25 myang disekat dengan jaring waring dan diperkuat dengan bambu, sehingga tidak bocor, terbagimenjadi 16 petakan perlakuan, tiap petakan diisi benih ikan gabus 400 ekor/m 2. Data yangdiperoleh adalah pertumbuhan biomassa mutlak, laju pertumbuhan harian, kelulushidupan,FCR, NPU, PER dan data pengamatan kualitas air selama pemeliharaan 14 hari. Datadianalisis dengan analisis ragam. pakan diberikan 2 kali pada pagi dan sore. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian pakan buatan yang diperkaya dengan enzim fitase dosisberbeda berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap pertumbuhan biomassa mutlak, kelulushidupanikan gabus. Pertumbuhan biomassa mutlak ikan gabus tertinggi diperoleh dari perlakuan C(6%perbiomass/hari), yaitu 167.25 mg dan kelulushidupan 95 ± 0.25%. Kualitas air selamapemeliharaan masih berada dalam kisaran yang layak untuk budidaya ikan gabus.

Kata kunci : ikan gabus, pakan, rekayasa budidaya