Prosiding / 2017BDP / BB - 04

PENGARUH ASTAXANTIN PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PENINGKATANKECERAHAN WARNA IKAN MAS KOKI (Carassius auratus)

Diana Rachmawati, Pinandoyo, Istiyanto Samidjan, dan Rachmanurendra Azis

Departemen Akuakultur Program Studi Budidaya Perairan, FPIK, UNDIP

Ikan mas koki (Carassius auratus) dibudidayakan karena memiliki keindahan warna, bentukyang menarik dan warna kemerahan ikan mas koki menjadi daya tarik tersendiri. Untukmeningkatkan kecerahan warna ikan dibutuhkan sumber karotenoid salah satunyamenggunakan astaxanthin. Astaxanthin merupakan bahan yang dapat digunakan untukmeningkatkan kecerahan warna ikan mas koki khususnya warna kemerahan. Penelitian inibertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan astaxanthin pada pakan buatan terhadappeningkatan kecerahan warna ikan mas koki. Ikan uji yang digunakan adalah ikan mas kokidengan bobot rata-rata 5,15 ± 0,19 g/ekor. Metode penelitian menggunakan metodeeksperimental, rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan.Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan astaxanthin pada pakan buatan dengandosis yang berbeda yaitu 0 mg/kg (A), 100 mg/kg (B), 200 mg/kg (C), dan 300 mg/kg (D). Pakanuji diberikan secara at satiation dengan pemberian pakan 2 kali sehari pada pukul 08.00 dan15.00. Hasil penelitian yang berlangsung selama 35 hari pada uji kruskal wallis menunjukkanhasil bahwa pemberian astaxanthin pada pakan buatan berpengaruh nyata terhadappeningkatan warna ikan mas koki. Nilai mean rank tertinggi diperoleh perlakuan C (200 mg/kg)menunjukkan bahwa perlakuan C merupakan dosis terbaik. Nilai kelulushidupan, lajupertumbuhan relatif, dan pertumbuhan bobot mutlak ikan mas koki tidak berpengaruh nyata (P> 0,05). Parameter kualitas air selama penelitian masih layak untuk kegiatan budidaya ikan maskoki. Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa astaxanthin berpengaruh terhadap peningkatanwarna ikan mas koki.

Kata kunci : Astaxanthin, ikan mas koki, kecerahan warna, pakan buatan