Prosiding / 2017BDP / BA - 14

UJI KONSENTRASI MINIMUM BAKTERIOSIDAL (MBC) DAN FUNGIOSIDAL (MFC)SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK RUMPUT LAUT COKELAT Sargassum sp. DARIPERAIRAN JEPARA

Muhammad Zainuddin*1, Wilis A. Setyati2 dan Misbahus Surur1

1.Program Studi Budidaya Perairan, FSaintek, Universitas Islam Nahdlatul Ulama – Jepara.
2. Departemen Ilmu Kelautan, FPIK, Universitas Diponegoro – Semarang.

Hasil uji aktivitas antimikroba pendahuluan dengan konsentrasi 50 µg/disk terhadap bakteri danjamur uji menunjukkan bahwa ekstrak terbaik dari stasiun Telukawur adalah Sargassumduplicatum (3,373 ± 0,283), Pulau Panjang adalah S. crassifolium (3,377 ± 0,181), Bandenganadalah S. cinereum (2,203 ± 0,162), dan ketiga ekstrak tersebut memiliki aktifitas terbaik padapelarut etil asetat.Hasil uji aktivitas antimikroba lanjutan dengan perbedaan konsentrasimenunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang di ujikan maka akan menimbulkanzona hambat yang semakin besar. Perlakuan perbedaan sampel ekstrak memberikan nilai MBCdan MFC yang berfariasi. Secara keseluruhan ekstrak yang memiliki nilai MBC dan MFC terbaikadalah ekstrak S. crassifolium dengan pelarut etil asetat dari Stasiun Pulau Panjang yaituEscherichia coli (MBC : 5 µg/disk; zona : 2,97 mm), Staphylococcus aureus (MBC : 1 µg/disk; zona: 3,34 mm), Staphylococcus epidermidis (MBC : 0,5 µg/disk; zona : 3,41 mm), Micrococcus luteus(MBC : 0,5 µg/disk; zona : 3,02 mm), Vibrio harveyi (MBC : 5 µg/disk; zona : 3,85 mm), danCandida albica(MFC : 5 µg/disk; zona : 3,16 mm). Hasil analisa fitokimia ekstrak S. crassifoliumpelarut etil asetat dari Pulau Panjang memiliki kandungan senyawa golongan Alkaloid, flavonoid,steroid, fenolik, triterpenoid.

Kata kunci : antibakteri, antifungi, ekstrak, fitokimia, sargassum