Prosiding / 2015THP / pPP-24

PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP KADAR PROTEIN DAN SERAT KASAR LIMBAH PENGOLAHAN AGAR-AGAR SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PAKAN IKAN

Nurhayati*1 dan Rinta Kusumawati

1Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Industri pengolahan agar-agar menghasilkan limbah atau residu yang tidak sedikit untuk setiap produksinya yaitu berupa sampah organik yang dapat mencemari lingkungan. Pengolahan agaragar ini tidak menggunakan bahan kimia sehingga limbahnya aman digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein dan serat kasar dari limbah pengolahan agar Gracilaria sp. dengan perlakuan waktu fermentasi. Fermentasi limbah agar dilakukan dengan cara mencampurkan tepung limbah agar dengan gula pasir, starbio, dan urea, kemudian ditambahkan akuades sambil diaduk hingga terbentuk campuran yang homogen. Campuran tersebut dimasukkan ke dalam wadah tertutup selama 1, 2, 3, 5, 7 dan 9 hari pada suhu ruang. Hasil fermentasi kemudian dikeringkan lalu dianalisis kadar protein dan serat kasarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi berhasil meningkatkan kadar protein dan menurunkan kadar serat kasar. Peningkatan protein yang optimal diketahui pada hari ke-5, yaitu dari 10,27% menjadi 19,95%, sementara pada serat kasar terjadi penurunan dari 6,83% menjadi 5,74%. Kadar protein yang tinggi dan serat kasar yang rendah dari limbah agar dapat membuka peluang akan penggunaan limbah agar sebagai alternatif bahan pakan ikan.

Kata kunci : fermentasi, limbah agar, protein, serat kasar