Prosiding / 2015THP / pPP-21

PREPARASI GLUKOSAMIN HIDROKLORIDA DARI HASIL SAMPINGPENGOLAHAN UDANG VANAME (Penaeus vannamei)

Rodiah N. Sari1, Ema Hastarini, Diah L. Ayudiarti, & Diah Ika Sari

1Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi

Variasi produk yang diturunkan dari hasil samping pengolahan kelompok udang (Crustacean) adalah makanan dan obat-obatan. Glukosamin merupakan salah satu senyawa gula amino yang ditemukan secara luas pada tulang rawan dan memiliki peranan yang sangat penting untuk kesehatan dan kelenturan sendi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji preparasi glukosamin hidroklorida (GluHCl) dari hasil samping pengolahan udang vaname (Penaeus vannamei) dengan hidrolisis asam. Penelitian dilakukan dengan tahap analisa proksimat (meliputi: kadar air, abu, protein, lemak) kulit udang vaname kemudian dilakukan ekstraksi kitin. Kitin yang dihasilkan dianalisa warna (L, a, dan b), dan derajat deasetilasi (DD) menggunakan FT-IR spectrometer pada kisaran panjang gelombang 1635-3450/cm. Selanjutnya kitin dihidrolisis menggunakan larutan asam klorida (HCl) dengan konsentrasi 20, 30, dan 37%, perbandingan 1 : 9 (b/v) serta variasi waktu 2, 3, dan 4 jam pada suhu 100°C. Struktur GluHCl dianalisa menggunakan FT-IR spectrometer pada kisaran panjang gelombang 450-4000/cm. Hasil menunjukkan analisa proksimat kulit udang vaname meliputi kadar air, abu, protein, dan lemak berturut-turut adalah 76,45; 4,55; 14,62, dan 0,61%. Rendemen kitin yang dihasilkan adalah 5,98%. Warna dengan nilai L, a, dan b adalah 82,64; 2,22; dan 20,03. Derajat deasetilasi (DD) adalah 30,18%. Dari hasil hidrolisis kitin diperoleh rendemen tertinggi GluHCl yaitu 94% pada penggunaan larutan HCl kosentrasi 20% selama 3 jam pada suhu 100°C.

Kata kunci : GluHCl, hidrolisis, kitin, udang