Prosiding / 2015THP / pPP-18

POTENSI PEMANFAATAN UDANG (Peanaeus sp.) DAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) RUCAH SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF PAKAN IKAN

Caesar Mahendra*1, Luthfi Assadad dan Naila Zulfia

1Loka Penelitian dan Pengembangan Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan

Telah dilakukan sebuah penelitian ini untuk mendapatkan data potensi pemanfaatan udang dan rajungan rucah sebagai bahan baku alternatif pakan ikan. Material berupa udang dan rajungan rucah masing-masing diproses menjadi tepung dengan tahap utama berupa pengukusan dan tahapan lanjutan berupa penggilingan, pengeringan dan penepungan. Tepung yang diperoleh dianalisis dengan parameter pengujian mengacu Standar Nasional Indonesia SNI 01-2715-1996/Rev.92. Kadar air, abu, protein, lemak, serat kasar, kalsium, fosfor, dan NaCl untuk tepung udang berturut-turut sebesar 7,007%, 48,387%, 45,612%, 3,783%, 5,324%, 7,359%, 4,880%, 1,070%, 7,359%, 4,880%, dan 1,070%. Kadar air, abu, protein, lemak, serat kasar, kalsium, fosfor, dan NaCl untuk tepung rajungan berturut-turut sebesar 6,456%, 47,836%, 35,910%, 1,000%, 11,517%, 15,747%, 1,108%, 5,044%, 15,747%, 5,044%, dan 1,108%. Hasil pengujian mikrobiologi untuk kedua jenis tepung negatif Salmonella dan memenuhi persyaratan SNI. Secara umum, tepung udang dan rajungan memiliki potensi yang baik untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif pakan ikan.

Kata kunci : pakan ikan, rajungan rucah, udang rucah