Prosiding / 2014BDP / pRI-09

PEMIJAHAN INDUK TERSELEKSI DAN NON SELEKSI PADA TAHAP PENDEDERAN

Bambang Gunadi* dan Adam Robisalmi

Balai Penelitian Pemuliaan Ikan

Salah satu program pemuliaan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas genetik ikan nila adalah seleksi.Metode seleksi famili diketahui efektif untuk menghasilkan induk dan benih unggul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui keragaan pertumbuhan benih ikan nila biru seleksi dan non seleksi pada tahap pendederan. Ikan uji yang digunakan adalah benih F1 ikan nila biru hasil pemijahan induk terseksi dan non seleksi. Pemijahan dilakukan dengan metode fullsib-mating dengan perbandingan induk jantan dan betina 1:1. Pemanenan larva dilakukan pada hari ke 10-14. Kegiatan pendederan dilakukan selama 60 hari menggunakan wadah pemeliharaan berupa hapa 2x2x1,5 m sebanyak 5 hapa untuk ikan seleksi dan 5 hapa untuk ikan non seleksi. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang dan bobot, laju pertumbuhan spesifik,rasio konversi pakan dan sintasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan panjang dan bobot ikan nila seleksi yaitu 3.71±0.80 cmdan 9.35±0.36 g, nilai ini lebih tinggi 7% dan 19.25% dibanding panjang dan bobot ikan nila non seleksi sebesar 3.45±0.69 cm dan 7.55±0.96 g. Nilai ini seiring dengan laju pertumbuhan spesifik yang lebih tinggi sebesar 3.12±0.55 %bw/hari dengan sintasan sebesar 91.75%. Hasil ini menunjukkan bahwa ikan nila seleksi mempunyai respon pertumbuhan positif dibanding nonseleksi.

Kata kunci : pertumbuhan, benih, ikan nila biru, seleksi, pendederan