Prosiding / 2014BDP / pRI-04

DINAMIKA KADAR LIMBAH NITROGEN DAN BAKTERI PADA BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias gariepinus) INTENSIF DENGAN SISTEM HETEROTROFIK

Rita Febrianti* dan Bambang Gunadi

Balai Penelitian Pemuliaan Ikan

Peningkatan kebutuhan produk perikanan mengakibatkan budidaya perikanan dituntut untuk meningkatkan produksinya. Ikan lele memiliki pertumbuhan hidup yang cepat dan tahan terhadap lingkungan yang kurang baik. Untuk mencapai target tersebut, pembudidaya ikan lele dituntut untuk dikembangkan secara intensif melalui sistem heterotrofik. Permasalahan budidaya sistem heterotrofik adalah limbah yang beresiko pada kematian ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dinamika kadar limbah nitrogen pada budidaya ikan lele intensif sistem heterotrofik. Penelitian terdiri dari empat perlakuan dengan tiga ulangan, yaitu: pemberian pakan tanpa bakteri dan molasses (A), pemberian pakan dengan molasses tanpa bakteri (B), pemberian pakan dengan bakteri dan tanpa molasses (C), dan pemberian pakan dengan bakteri dan molases (D). Parameter yang diukur adalah: Volatile suspended solids (VSS), ammonia, nitrit, nitrat, pH, DO, dan suhu. Penelitian dilakukan selama 21 hari, sepuluh hari pertama diukur setiap dua hari sekali. Sepuluh hari kedua diukur tiga hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan nilai VSS rata-rata pada perlakuan A sebesar 0,169 mg/l, B sebesar 0,130 mg/l, C sebesar 0,114 mg/l, dan D sebesar 0,193 mg/l. Nilai TAN pada semua perlakuan tidak berbeda nyata. Nilai nitrit dan nitrat berbeda nyata pada semua perlakuan (P<0,05). Nilai oksigen terlarut berkisar antara 0,39-7,90 mg/l. Nilai pH sebesar 6-8 dan suhu berkisar antara 27,33-28,67°C. Dinamika kadar nitrogen dan biomassa bakteri berfluktuasi selama penelitian.

Kata kunci : biomassa bakteri, kadar nitrogen, sistem heterotrofik