Prosiding / 2014BDP / pRB-06

PRESERVASI SPERMA IKAN LELE AFRIKA (Clarias gariepinus) PADA PEMIJAHAN BUATAN

Rommy Suprapto*, Bambang Iswanto, Huria Marnis

Balai Penelitian Pemuliaan Ikan

Ikan lele (Clarias gariepinus) merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya air tawar yang sangat populer di Indonesiadan merupakan komoditas perikanan budidaya yang diunggulkan pengembangannya.Teknologi pemijahannya telah lama dikuasai oleh para pembudidaya di Indonesia. Pengembangan budidaya ikan lele memerlukan benih dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang memadai. Produksi benih ikan lele dalam jumlah besar dan dengan target produksi tertentu mengharuskan pembudidaya menggunakan teknik pemijahan buatan. Dalam pemijahan buatan, penanganan sperma, termasuk penyimpanannya (preservasi) merupakan hal yang sangat penting. Kegiatan ini bertujuan untuk mencari komposisi pengenceran sperma yang tepat untuk mempertahankan kualitas dan motilitas sperma. Kegiatan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu: A. Sperma murni (tanpa pengenceran/kontrol); B. Pengenceran NaCl 1:5;C. Pengenceran PBS 1:5; D. Pengenceran NaCl 1:100; dengan masing-masing empat ulangan. Pengamatan motilitas dilakukan di laboratorium dengan menggunakan mikroskop dan dilakukan mulai dari jam ke-1, jam ke-24, dan jam ke-48. Selama pengamatan sampel sperma disimpan dalam kulkas pada suhu sekitar 4oC.Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa perlakuan B (pengenceran NaCl 1:5) menunjukkan hasil yang terbaik dalam mempertahankan motilitas sperma ikan lele hingga jam ke-48 dibandingkan dengan perlakuan yang lain.

Kata kunci : ikan lele, motilitas, preservasi, sperma