Prosiding / 2014BDP / pPN-04

KERAGAAN IKAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) PADA FASE PENDEDERAN DENGAN FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN BERBEDA

Yogi Himawan

Balai Penelitian Pemuliaan Ikan, Sukamandi

Ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) merupakan salah satu komoditas perikanan laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan potensial untuk dikembangkan keragaannya. Peningkatan keragaan ikan kerapu macan dapat dilakukan melalui pendekatan frekuensi pemberian pakan, khususnya di Karamba Jaring Apung (KJA). Penelitian bertujuan menganalisa pengaruh frekuensi pemberian pakan berbeda terhadap keragaan ikan kerapu macan di KJA pada fase pendederan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan berupa frekuensi pemberian pakan A (2 kali), B (3 kali), dan C (4 kali) masing-masing 4 kali ulangan. Pakan berupa ikan rucah segar Kuniran (Leignathus splendens) yang dipotong-potong dengan diameter ± 2,5 cm sebanyak 10% biomassa. Wadah penelitian sebanyak 12 buah berupa jaring polyethylene berukuran 1X1X1,5 m dengan mesh size 0,3 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bobot mutlak tertinggi dicapai perlakuan C sebesar 57,24 ± 2,5 g diikuti perlakuan B dan A, masingmasing sebesar 56,98±2,0 g dan 56,06±3,2 g. Laju pertumbuhan harian tertinggi dicapai perlakuan C sebesar 4,04±2,0%, diikuti perlakuan B dan A masing-masing 4,03±1,5% dan 4,00±3,0%. Sintasan ikan kerapu macan tertinggi dicapai perlakuan B sebesar 96,93±1,5% diikuti perlakuan A dan C masing-masing sebesar 96,83±2,0% dan 93,28±3,0%.

Kata kunci : Kerapu macan, pendederan, keramba jaring apung, frekuensi pemberian pakan, pertumbuhan, sintasan