Prosiding / 2014BDP / pPK-08

KANDUNGAN KLOROFIL Oscillatoria sp. PADA PENINGKATAN KONSENTRASI CO2 ANTROPOGENIK

Sahabuddin*1, Jamaluddin Jompa2, Ambo Tuwo2, dan Nita Rukminasari2

1Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau, Maros 2Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Makassar

Penggunaan minyak fosil yang semakin intensif dimasa industrialisasi berakibat pada peningkatan konsentrasi karbondioksida (CO2) atmosfi dari 380 ppm (pCO2 = 380 μatm) menjadi 750 ppm (IPCC scenario IS92a; Houghton et al, 2001) atau lebih 1000 ppm pada tahun 2100 dan akan melonjak melebihi 1500 ppm (pCO2 = 1500 μatm) antara tahun 2100 dan 2200 (Wigley et al, 1996). Hal ini akan mereduksi pH lapisan permukaan 0,3 - 0,5 unit pada tahun 2100 (Zeebe & Wolf- Gladrow 2001, Caldeira & Wickett 2005). Kondisi tersebut akan mempengaruhi faktor produktifias fioplankton termasuk Oscillatoria sp., sehingga telah dilakukan pengujian skala laboratorium kandungan klorofi Oscillatoria sp. pada peningkatan konsentrasi CO2 antropogenik yakni ; 385 ppm, 750 ppm dan 1000 ppm. Hasilnya didapatkan bahwa kandungan klorofi Oscillatoria sp. tertinggi pada 385 ppm CO2 yakni : 20,34 mg cm-1, kemudian menurun pada CO2 750 ppm yakni ; 8,35 mg cm-1, dan terendah pada 1000 ppm yakni ; 3,93 mg cm-1.

Kata kunci : antropogenik, karbondioksida, klorofi, Oscillatoria sp.