Prosiding / 2014BDP / pPK-07

KONDISI KOLONG BEKAS GALIAN TIMAH DI KABUPATEN BELITUNG TIMUR DAN PEMANFAATANNYA UNTUK BUDIDAYA IKAN ARWANA (Scleropages sp)

Ahmad Musa1*, Rina Hirnawati1, I Wayan Subamia1, Ferizal2, Mappamadeng2, Agus Priyadi1 dan Sudarto1

1 Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias 2 Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Belitung Timur

Kabupaten Belitung Timur merupakan salah satu Kabupaten yang relatif muda usianya yang masih terbuka lebar untuk dikembangkan di berbagai sektor seperti kelautan dan perikanan. Bekas galian tambang atau yang disebut kolong yang telah lama ditinggalkan dan kini dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktifias. Di antara pemanfaatan kolong tersebut adalah untuk budidaya ikan hias arwana (Scleropages sp). Pengamatan yang dilakukan terhadap beberapa kolong menunjukkan adanya kemiripan antara pH pada kolong tersebut dengan pH perairan di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat, khususnya Danau Sentarum yang menjadi habitat asli ikan hias arwana super red (Scleropages legendrei). Hasil kajian ini menunjukkan perlunya dilanjutkan upaya pemanfaatan kolong ini untuk budidaya ikan hias arwana maupun ikan hias lainnya yang mampu bertahan dan adaptif pada nilai pH yang rendah.

Kata kunci : Belitung Timur, Kolong, pH, Scleropages sp.