Prosiding / 2014BDP / pPK-02

PERTUMBUHAN IKAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) DENGAN VAKSIN VIBRIO POLIVALEN DI KERAMBA JARING APUNG

Fris Johnny, Des Roza dan Zafran

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut

Infeksi bakteri merupakan salah satu kendala dalam budidaya perikanan laut. Suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh vaksin Vibrio polivalen terhadap pertumbuhan ikan kerapu macan, Epinephelus fuscoguttatus telah dilakukan. Benih kerapu macan ukuran 6-7 cm (TL) divaksinasi dengan vaksin vibrio polivalen melalui perendaman selama 1 jam dengan konsentrasi 1 mL vaksin/1 L air laut. Sedangkan untuk kontrol adalah ikan yang direndam dalam air laut tanpa vaksin. Ikan selanjutnya dipelihara dalam bak bak beton volume 2 ton yang dilengkapi dengan sistem aerasi dan fiter air laut. Booster diberikan 1 minggu paska vaksinasi awal. Ikan yang telah mencapai ukuran 9-12 cm dengan bobot 19-24 g, selanjutnya dipindahkan ke keramba jaring apung untuk dipelihara selama 180 hari. Vaksinasi ulang diberikan 60 dan 120 hari paska tebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ikan yang divaksinasi lebih baik dibanding ikan yang tidak divaksinasi. Panjang total rata-rata pada akhir penelitian adalah 22,17 ± 2,61 cm untuk ikan yang divaksinasi dan 20,05 ± 1,18 cm untuk kontrol. Bobot tubuh ikan dari kelompok yang divaksinasi adalah 196,10 ± 22,68 g dan 187,73 ± 35,17 g pada kontrol. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa vaksin vibrio polivalen dapat meningkatkan pertumbuhan ikan kerapu macan.

Kata kunci : E. fuscoguttatus, keramba jaring apung, pertumbuhan, vaksin vibrio polivalen