Prosiding / 2014BDP / RI-22

HETEROSIS NILA (Oreochromis sp.) STRAIN LARASATI F5 UMUR 5 BULAN DIBANDINGKAN DENGAN TETUANYA

Abuzar Giffari*1, Toni Kuswoyo2, Bambang Triyatmo1, dan Rustadi1

1Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
2Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Janti Klaten

Nila strain Larasati generasi kelima (F5) merupakan nila hasil perkawinan silang antara nila strain Kunti F5 betina dan Nila strain Pandu F5 jantan. Penelitian ini bertujuan membandingkan nila strain Larasati F5 dengan tetuanya berdasarkan laju sintasan (survival rate/SR), berat, panjang total, tebal, laju pertumbuhan spesifik (specific growth rate/SGR), dan nisbah konversi pakan (feed convertion ratio/FCR). Perhitungan heterosis menggunakan dua konsep perbandingan. Nila yang digunakan merupakan generasi kelima berumur 4 bulan. Ikan dengan strain dan jenis kelamin berbeda dipelihara secara terpisah selama 1 bulan pada kolam berukuran 20x10x1 m3, kedalaman air 70 cm dan debit air ± 15 liter/detik. Ikan yang ditebar pada setiap kolam berjumlah 450 ekor. Pemberian pakan dengan pelet (kandungan protein minimal 30%) sebanyak 3 kali sehari dengan metode ad libithum. Parameter yang dihitung adalah SR, SGR, FCR dan heterosis. Ikan diukur pada awal dan akhir pemeliharaan. Pengukuran kualitas air dilakukan pada awal, minggu kedua, dan akhir pemeliharaan. Heterosis dianalisis secara deskriptif. Heterosis hasil perhitungan dengan konsep I untuk SR 1,02%; panjang total 12,5%; berat 44,5%; tebal tubuh 9,6%; SGR berat 4,1%; SGR panjang 11,82%; SGR tebal 9,95%; dan FCR -1,5%. Perhitungan konsep II untuk SR 1,29%; panjang total 13,2%; berat 46%; tebal tubuh 10,3%; SGR berat 4,89%; SGR panjang 12,68%; SGR tebal 11,60%; dan FCR-1,7. Kualitas air kolam masih sesuai untuk budidaya ikan nila dengan kisaran suhu 26 – 29˚C, oksigen terlarut 2,7 – 3,5 ppm, pH 7,1 – 7,3, dan debit air 15 – 20 liter/detik. Heterosis Nila Larasati F5, pada karakter laju sintasan, berat, panjang total, tebal tubuh, laju pertumbuhan spesifik, dan nisbah konversi pakan menunjukkan peningkatan performa dibandingkan dengan tetuanya.

Kata kunci : heterosis, laju sintasan, pertumbuhan, populasi, tetua