Prosiding / 2014BDP / RB-13

PENDEDERAN JUVENIL IKAN KERAPU SUNU, Plectrpomus Leopardus  DENGAN PERLAKUAN UKURAN PANJANG BERBEDA DI BAK TERKONTROL

Anak Agung Alit

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol

Kegiatan budidaya ikan laut yang bernilai ekonomis tinggi, perkembangnya sampai saat ini sangat pesat di wilayah Asia Pasifik. Dengan demikian, mendorong untuk memacu produksi untuk menghasilkan benih hasil dari budidaya dengan diiringi oleh permintaan harga pasar yang cukup tinggi seperti ikan kerapu bebek, sunu, dan ikan bandeng. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran panjang benih ikan terhadap pertumbuhan dan sintasan. Penelitian telah dilakukan di hatcheri Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya laut Gondol, Bali. Menggunakan wadah percobaan bak feber dengan volume 1m³. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian adalah benih ikan kerapu sunu, plectrpomus leopardus. Benih ikan kerapu sunu dipelihara di bak-bak feber dengan volume 1m³ dengan kepadatan 100 ekor/bak. Jenis pakan yang diberikan berupa pakan pelet komersial, dan rebon. Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari (pukul 8.00, 12.00, dan 16.00 wita). Perlakuan ukuran panjang awal berbeda yaitu: Perlakuan A (2,5 – 3,0 cm/ekor), B (3,5 – 4,0), dan C (4,5 – 5,0 cm/ekor). Penelitian ini didesain dengan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan, dimana masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ukuran panjang berbeda tidak berbeda nyata (P>0.05) terhadap pertumbuhan, namun berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap sintasan. Dengan demikian, perlakuan C atau ukuran 4,5 - 5,0 cm/ekor yang terbaik untuk dibesarkan di keramba jaring apung (KJA).

Kata kunci : bak fiber, benih ikan kerapu sunu, pertumbuhan, sintasan