Prosiding / 2014BDP / PN-12

PENGGUNAAN MOLASE UNTUK PENGKAYAAN MEDIA KULTUR WALNE TERHADAP POLA PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN NUTRISI Spirulina platensis

Anggita R. Farikha1, Sutrisno Anggoro2, Suminto2

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro

Tujuannya adalah menganalisis pengaruh penambahan molase pada C/N rasio berbeda terhadap pola pertumbuhan dan kandungan nutrisi (protein, β-karoten dan γ-linoleat acid) S.platensis, serta memperoleh konsentrasi optimal molase yang menghasilkan pertumbuhan dan kandungan nutrisi tertinggi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pakan Alami dan Laboratorium Fisika dan Kimia, BBPBAP Jepara, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Bahan yang digunakan adalah S.platensis yang dikultur pada plastik volume 15 liter dengan 7 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah A (C/N rasio 11), B (C/N rasio 13), C (C/N rasio 15), D (C/N rasio 17), E (C/N rasio 19), F (C/N rasio 21) dan G (kontrol Walne). Jumlah molase yang ditambahkan didasarkan pada rumus Avnimelech (1999) dengan berdasar nilai C/N rasio. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsentrasi C:N rasio memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pola pertumbuhan dan kandungan nutrisi S.platensis. Penambahan molase kedalam media kultur pada C:N rasio 17 menghasilkan pertumbuhan S.platensis tertinggi sebesar 1,58×106 sin/ml. Hasil kandungan protein dan β-karoten tertinggi berturut-turut adalah pada media C/N rasio 17 sebesar 66,94% dan 154,145 mg/gr dan kandungan γ-linoleat acid tertinggi pada C/N rasio 21 sebesar 96,43 mg/100gr.

Kata kunci : C/N rasio, molase, Spirulina platensis