Prosiding / 2014BDP / PN-08

PENAMBAHAN Rhizophus oryzae DALAM MENINGKATKAN MUTU BUNGKIL KOPRA SEBAGAI BAHAN PAKAN IKAN BANDENG

Neltje N. Palinggi*, Usman & Kamaruddin

Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau

Kopra adalah buah kelapa yang dikeringkan dan digunakan sebagai sumber minyak. Bungkil kopra merupakan hasil ikutan dari ekstraksi daging buah kelapa kering yang masih mengandung protein sekitar 16%-18%. Masalah dalam penggunaan bungkil kopra adalah kualitas lemak kasarnya agak tinggi dan mudah tengik. Untuk mengatasi masalah tersebut telah dilakukan fermentasi menggunakan Rhizophus oryzae. Perlakuan yang diuji cobakan adalah bungkil kopra tanpa fermentasi dan bungkil kopra yang difermentasi dengan R. oryzae, Bungkil kopra ini dikeringkan kemudian dihaluskan, lalu dianalisis proksimat menggunakan metode SNI. Selanjutnya dilakukan uji ketengikan dengan menentukan bilangan peroksidanya. Kemudian dilakukan pula analisis kecernaan pada ikan bandeng dengan menambahkan krom oksida (Cr2O3) sebagai indikator masing-masing sebanyak 1% ke dalam pakan ikan bandeng yang diberi bungkil kopra. Ikan bandeng diberi pakan uji secara satiasi perhari dengan frekuensi 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Setelah itu dilakukan pengumpulan feses lalu dianalisis berdasarkan prosedur Takeuchi. Dari hasil penelitian ini diperoleh bungkil kopra yang difermentasi dengan Rhizophus dapat meningkatkan kandungan protein bungkil kopra sebesar 42,16% serta menurunkan kandungan lemak kasar, serat kasar dan bilangan peroksidanya masing-masing 50%; 27,10% dan 39,02%. Nilai koefiien kecernaan protein dan lemak bungkil kopra yang difermentasi dengan R. oryzae meningkat masing-masing 17,31% dan 15,03% dibanding bungkil kopra tanpa fermentasi.

Kata kunci : bahan pakan, bungkil kopra, ikan bandeng, R. oryzae