Prosiding / 2014BDP / PK-06

KONSENTRASI LETHAL (LC50) EKSTRAK KASAR DAN FRAKSI-FRAKSI EKSTRAK DAUN SENDOK (Plantago major L.) TERHADAP LARVA UDANG (Artemia salina Leach)

Rita Febrianti

Balai Penelitian Pemuliaan Ikan, Subang

Masyarakat Indonesia cenderung memanfaatkan bahan yang diperoleh dari alam, seperti obat-obatan tradisional. Salah satunya obat yang berasal dari daun sendok. Ekstrak daun sendok dapat digunakan sebagai antiinflamasi, antidiuretik, imunostimulan dan imunomodulator sehingga banyak digunakan sebagai obat kanker, radang usus dan buang air berlebih. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui fraksi teraktif dari ekstrak daun sendok yang diduga mengandung senyawa bioaktif dengan cara uji toksisitas. Metode yang digunakan adalah ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut heksana dan etanol, kadar air, penetapan rendemen ekstrak, uji fitokimia pada ekstrak mentah dan ekstrak kasar, pencarian eluen terbaik untuk mendapatkan fraksi-fraksi, dan uji toksisitas ekstrak kasar, dan fraksi-fraksi. Hasil penelitian diperoleh bahwa kadar air daun sendok sebesar 1,15% dan rendemen ekstrak daun sendok sebesar 9,43%. Uji fitokimia pada ekstrak mentah daun sendok adalah positif alkaloid, tanin, polifenol, steroid, dan flavonoid. Uji fitokimia ekstrak kasar daun sendok adalah positif alkaloid, tanin, polifenol, dan flavonoid. Eluen terbaik untuk memisahkan fraksi aktif adalah kloroform: etil asetat (4:1), diperoleh lima fraksi saat kromatografi kolom, dan fraksi yang paling aktif adalah fraksi dua dengan nilai LC50 nya 456,00 mg/l. Uji bioaktivitas dari ekstrak kasar daun sendok diperoleh nilai LC50 sebesar 156,57 mg/l. Nilai LC50 fraksi daun sendok lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak kasar daun sendok.

Kata kunci : LC50, daun sendok, larva udang