Prosiding / 2014BDP / PK-04

LAPORAN AWAL KEBERADAAN NEMATODA ANGUILLICOLA PADA SIDAT (Anguilla sp.) DI PERAIRAN SELATAN JAWA TENGAH

Agung C. Setyawan*, Anandita Ekasanti dan Hamdan Syakuri

Jurusan Perikanan dan Kelautan Universitas Jenderal Soedirman

Nematoda Anguillicola telah dilaporkan mempengaruhi populasi sidat genus Anguilla baik di lingkungan akuakultur maupun perairan umum di Eropa dan beberapa negara Asia seperti Taiwan dan Jepang. Informasi keberadaan Anguillicola yang secara spesifik menginfeksi gelembung renang sidat ini belum dilaporkan dari kawasan Asia Tenggara termasuk di Indonesia, dimana sidat mulai dikembangkan sebagai komoditas perikanan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui infeksi Nematoda Anguillicola pada sidat yang diperoleh dari budidaya (pembesaran) sidat dan perairan umum di wilayah perairan selatan Jawa Tengah. Keberadaan Anguillicola diamati dari sidat budidaya yang diperoleh dari Kebumen (53 ekor ) dan sidat liar yang diperoleh dari Cilacap (52 ekor) dan Banyumas (39 ekor). Sidat dimatikan dengan suhu dingin (freezer), dibedah dan diambil gelembung renangnya untuk pengamatan Nematoda tersebut. Anguillicola ditemukan pada sidat liar dengan prevalensi 3,85% (Cilacap) dan 2,56% (Banyumas); dengan intensitas 1-2 individu per ekor. Anguillicola tidak ditemukan pada sidat budidaya. Pengaruh infeksi parasit, khususnya Nematoda Anguillicola terhadap mortalitas sidat yang terjadi pada saat proses domestikasi menjadi indikasi yang didiskusikan. Data keberadaan Anguillicola di Indonesia ini merupakan informasi awal yang menarik sehingga diperlukan data lain seperti prevalensi dan intensitas dari wilayah lain maupun data variasi genetik Anguillicola, untuk menggambarkan infeksi nematoda ini pada sidat di Indonesia.

Kata kunci : Anguilla, Anguillicola, intensitas, prevalensi